Terungkap Bocoran Snapdragon 8 Gen 4, Performa Lebih Fokus Ideal untuk Gaming

Selamat datang Wmm di Website Kami!

Wmm – Bocoran terbaru chipset yang paling dinantikan, Snapdragon 8 Gen 4, menunjukkan perubahan besar dalam penekanan pada performa, khususnya untuk gaming. Terungkap Bocoran Snapdragon 8 Gen 4, Performa Lebih Fokus Ideal untuk Gaming

Informasi yang datang dari ponsel tersebut menunjukkan bahwa Snapdragon 8 Gen 4 kemungkinan akan menurunkan kualitas dan mengubah performa apa pun.

Berbeda dengan generasi sebelumnya yang hanya punya empat dorongan positif. Samsung Resmi Kenalkan Galaxy Ring, Oura Ring Langsung Bereaksi

Baca juga: Nama-nama Pemain Senior Indonesia Ini yang Bisa Bermain di Piala Asia U23 2024

Berdasarkan bocorannya, konfigurasi Snapdragon 8 Gen 4 akan menyertakan 6 + 2 inti Phoenix.

Daya maksimalnya diperkirakan 14,2 watt, Snapdragon 8 Gen 3 punya daya 12,7 watt.

Baca juga: Berikut Jadwal Pesta Penundaan Liga 1: Akan Ada Big Match Persebaya Surabaya Vs PSIS Semarang.

Informasi yang terungkap juga menyebutkan bahwa Snapdragon 8 Gen 4 rencananya akan lebih cepat 46% dibandingkan generasi sebelumnya, berkat penggunaan komponen lebih besar dan performa lebih baik.

Meski belum ada konfirmasi resmi dari Qualcomm, jika rumor tersebut benar, maka Snapdragon 8 Gen 4 bisa menjadi salah satu perangkat seluler terkuat di pasaran, menantang MediaTek Dimensity 9400.

Baca Juga: Usai Piala Asia 2023, tugas Shin Tae-yong selanjutnya adalah mengurus kelanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Perubahan signifikan pada konfigurasi utama mampu memberikan peningkatan performa, terutama dalam hal gaming dan multitasking. Terungkap Bocoran Snapdragon 8 Gen 4, Performa Lebih Fokus Ideal untuk Gaming

Namun penggunaan semua fungsi tersebut dapat meningkatkan biaya produksi, namun diharapkan dapat diimbangi dengan peningkatan daya.

Baca juga: 5 Tempat Terendah di Kabupaten Kendal Nomor 5 Ada Pura Wisata di Seberang Mushola

Meskipun Snapdragon 8 Gen 4 menjanjikan performa yang baik, penting untuk dicatat bahwa perubahan ini juga berpotensi mengorbankan efisiensi energi, yang memengaruhi masa pakai baterai.