Terpopuler Kesehatan: Waspada Bakteri Superbug Melanda Dunia, Gas Air Mata Bisa Ganggu Kinerja Otak

Sugeng rawuh Wmm di Website Kami!

Wmm – Peringatan bakteri super menyebar ke seluruh dunia dan mengganggu aktivitas otak manusia akibat gas air mata menjadi berita kesehatan yang semakin diminati banyak orang hari ini, Sabtu (15 Juni Oktober 2022). Terpopuler Kesehatan: Waspada Bakteri Superbug Melanda Dunia, Gas Air Mata Bisa Ganggu Kinerja Otak

Simak rangkuman berita kesehatan menarik lainnya di Wmm di bawah ini.

1. “Bakteri super” menyerang dunia, kenali gejalanya agar tidak terjadi epidemi. (Foto: Shutterstock)

Penyakit bakteri berkembang setiap tahun. Selama hampir satu abad, obat antibakteri yang disebut antibiotik telah membantu mengendalikan dan membunuh berbagai jenis bakteri berbahaya, membantu siapa pun yang memiliki penyakit terkait kekebalan tubuh menjadi sehat.

Namun dalam beberapa dekade terakhir, antibiotik telah kehilangan efektivitasnya terhadap beberapa jenis bakteri. Faktanya, beberapa bakteri saat ini tidak dapat dikalahkan oleh obat-obatan yang ada saat ini. Waspada Gangguan Ginjal Akut Misterius, Apakah Obat Batuk & Flu Parasetamol Cair Dihindari Dulu? Ini Kata Dokter Paru

Baca terus

2. TGIPF Sebut Penyebab Kematian Ratusan Korban Tragedi Kanjurhan Karena Gas Air Mata, Risiko Gangguan Fungsi Otak! Aparat keamanan menembakkan gas air mata untuk mencegah suporter memasuki Stadion Kanjuruhan Malang, Sabtu (10 Januari 2022). [Antara Foto/Eri Bowo Sucipto]

Kelompok Gabungan Pencari Fakta Independen (TGIPF) membenarkan gas air mata polisi menjadi penyebab utama ratusan tewasnya tragedi Kanjuruhan di Malang, Jawa Timur beberapa waktu lalu.

Korban luka-luka dan tewas dipastikan cukup banyak setelah polisi menembakkan gas air mata ke Stadion Kanjuruhan.

Baca terus

3. Ilustrasi anak sakit yang mencatat apa yang dihadapi anak-anak setelah sembuh dari penyakit ginjal kronis yang tidak diketahui penyebabnya (Envato Elements)

Kebanyakan anak-anak dengan masalah ginjal kronis yang tidak diketahui penyebabnya dapat pulih sepenuhnya. Fungsi ginjalnya pun dipastikan akan kembali normal.

Namun, dokter menyarankan orang tua yang menderita penyakit misterius ini untuk memantau keluaran atau frekuensi urin anaknya.

Baca terus

4. Kapolda Jatim Teddy Minahasa Sempat Tes Urine Ada Narkoba, Ternyata Ini Cara Pemeriksaan Kapolda Sumbar Teddy Minahasa Minta Peran Terbaik Pramugari Dapur Jaga Keamanan. [dari]

Irjen Pol Teddy Minahasa belum lama ini dikaitkan dengan jaringan narkoba. Meski demikian, Dirjen Pol Listio Sigit Prabowo membenarkan hasil tes urine Kapolda Jatim Irjen Teddy Minahasa negatif narkoba. Namun, mengandung beberapa obat.

Listio dari Rupatma mengatakan, Soal tes yang dilakukan Irjen TM (Teddy Minahasa), dilakukan tiga kali tes, memang ditemukan satu hal dalam kasus satu narkoba. Tapi itu bukan narkoba.” Gedung Mapolres, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (14 Oktober 2022). Terpopuler Kesehatan: Waspada Bakteri Superbug Melanda Dunia, Gas Air Mata Bisa Ganggu Kinerja Otak

Baca terus

5. Bayi sering mengalami ruam di bagian samping tubuh, inilah penyebab dan cara mengobatinya.

Secara fisiologis, posisi tubuh anak salah satunya area perut akan mengalami perubahan, terutama saat anak bergerak. Misalnya, aktivitas dasar seperti bernapas dapat dipengaruhi oleh perubahan posisi tubuh, karena bayi tetap bernapas melalui diafragma perut.

Dokter Anak Dr. Reza Fahlevi Sp.A, mengungkapkan, posisi perut bayi juga mengalami perubahan ukuran sebelum dan sesudah menyusu. Hal ini seringkali menyebabkan ikat pinggang popok bergerak dan menumpuk di bawah perut sehingga memberikan tekanan empat kali lebih besar pada perut bayi.

Baca terus