Tag Archives: Sandiaga Uno

Terkini: Erick Thohir Dinilai Tidak Beri Teladan bagi BUMN, Profile Perempuan Terkaya Indonesia yang Dukung Prabowo-Gibran

Wmm, Jakarta – Berita terbaru yang banyak dibaca adalah Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Eric Tohir yang mendapat kecaman setelah terang-terangan mendukung calon Wakil Presiden Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka. Eric Tohir termasuk di antara kelompok pendukung Prabowo-Gibrant pada debat calon wakil presiden, Minggu lalu. Trubus Rahadiansya, Pengamat Kebijakan Publik Universitas Trishakti, menilai Eric Tohir tidak memberikan contoh yang baik bagi BUMN, terutama dalam menjaga netralitas.

Kisah lain yang banyak dibaca adalah tentang Boy Tohir, Garibaldi Tohir yang mengklaim sepertiga kontributor perekonomian negara siap mengalahkan pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka dalam satu putaran. “Meski jumlah kita kecil, mungkin sepertiga perekonomian Indonesia ada di ruangan ini,” kata Boy Tohir mewakili relawan Alumni Amerika Serikat (ETAS) Eric Tohir di kawasan Senayan Jakarta. Senin. Sore, 22 Januari 2024. “Jadi kalau mulai Grup Djerum, Grup Sampurna, Grup Adaro, intinya semua grup ada di sini, Ninin, orang terkaya di Indonesia, dan semuanya, Pak.”

Berikutnya adalah pemberitaan tentang profil Arini ‘Ninin’ Subianto, orang terkaya Indonesia yang mendadak tenar setelah Boy Tohir menyebut namanya sebagai salah satu pengikut Prabowo-Gibrant.

Belakangan muncul kabar Greenpeace Indonesia mengkritik pernyataan Calon Wakil Presiden (Cavapress) Nomor Urut 2 Gibran Rakabuming Raka, dan program hilirisasi Jokowi akan terus berlanjut. Menurut Greenpeace, hilirisasi yang dilakukan Jokowi justru merusak lingkungan dan menimbulkan ketidakadilan.

Cerita kelima adalah Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno yang mengaku mendapat sejumlah pesan setelah pengacara kondang Hotman Paris dan penyanyi Inul Daratista memprotes kenaikan pajak hiburan seperti diskotik, karaoke, dan spa. Mencapai 40-75 persen.

Berikut rangkuman lima berita terkini Wmm:

Berikutnya: Eric Tohir Dukung Prabowo-Gibran, Pengamat Kebijakan Publik: Tak Beri Contoh pada BUMN…

Continue reading →

Sandiaga Uno Sebut Pajak Hiburan Batal Naik, Inul Daratista: Harus Teriak Dulu untuk Dengar Jeritan Hamba

Wmm, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Jakarta Sandiaga Uno mengumumkan pajak hiburan tidak akan naik antara 40 hingga 75 persen. Kabar gembira ini sampai ke telinga Inul Daratista

Ibu Nigor Inul Daratista bersyukur atas rencana pemerintah Indonesia yang membatalkan aturan kenaikan pajak hiburan.

Jika itu benar maka itu bagus. Untuk mendengar teriakan hamba-hamba saya harus berteriak terlebih dahulu “Tapi sungguh, terima kasih banyak untuk semua kategori media sosial,” tulisnya di akun Instagram terverifikasi miliknya, Selasa (30/1/ 2024).

Sembari mengunggah foto layar televisi, Inul Daratista menyebut Saniga Uno: Tidak ada kenaikan pajak hiburan. Kabar ini membawa kelegaan bagi para pengusaha

Saking banyaknya bintang sinetron, kenapa harus sindiran? Saya mengapresiasi semua pihak yang menentang kenaikan pajak hiburan minimal 40 persen. Hal ini berdampak pada jutaan orang yang bekerja di sektor pariwisata.

“Kalian baik dan adil, bantu kami membicarakan masalah ini,” lanjut Inul Daratista, “Kalian masih sangat pandai merekam suara masyarakat dan tangisan kami atas penderitaan orang banyak.”

* Baca berita terkini di Google Berita

Selain itu, Ibu Adam Suseno berharap permasalahan tersebut segera ditindaklanjuti di lapangan dan bukan untuk kepentingan politik sementara. Ingat, pemilu 2024 tinggal menghitung hari lagi

“Terima kasih Suwon atas segalanya. Saya yakin ini benar-benar turun dan bukan karena ambisi politik. Apapun itu, kami berharap ini akan berjalan dengan baik! Mari kita kendalikan dan pastikan turun,” cuitnya.

Sebelumnya diberitakan, Inul Daratista, Hotman Parris, dan sejumlah pengusaha bertemu dengan Menteri Kelautan dan Investasi RI Luhut Binsar Panzaitan untuk memprotes kenaikan pajak hiburan dari 40 menjadi 75 persen.

“Karena kalau otaknya normal, tidak ada perusahaan yang mau bayar 40% dari total. Kalau untung 10 persen tapi harus bayar 40 persen, aneh,” kata Hotman kepada wartawan di Jakarta, Jumat (26/7). /1). /2024).