Tag Archives: OJK

Danacita Buka Suara Terkait Skema Pembayaran Uang Kuliah di ITB

Wmm, JAKARTA – Manajemen Danasita Institut Teknologi Bandung (ITB) menyuarakan pendapatnya tentang menjadi salah satu metode pembayaran pilihan.

Danasita mengatakan, pihaknya telah menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) antara Danasita dan ITB pada 10 Agustus 2023. Melalui kerjasama ini, kedua belah pihak sepakat bahwa Danasita akan hadir sebagai alternatif solusi bagi mahasiswa ITB. MoU tersebut bertujuan untuk memberikan keleluasaan kepada mahasiswa yang belum membayar Uang Kuliah Langsung (UKT).

Terkait salah satu metode pembayaran di ITB, Danasita mengatakan bukan pinjaman online atau pinjol karena istilah tersebut dikaitkan dengan praktik jasa keuangan yang ilegal, tidak etis, dan berkonotasi negatif.

“Danacita merupakan lembaga penyelenggara jasa keuangan terpadu berbasis teknologi informasi (LPBBTI) yang selalu berkomitmen dalam penyelenggaraan layanan keuangan yang bertanggung jawab,” kata Chief Executive Officer Danasita Alphonse Vibowo dalam keterangan tertulis, Selasa (1 Januari 2024). ).

Danacita menerapkan praktik pelayanan keuangan yang bertanggung jawab atau perkreditan yang bertanggung jawab dengan menerapkan prinsip kehati-hatian dalam menentukan apakah pembiayaan yang diberikan sepadan dengan kemampuan penerimanya (siswa dan/atau wali).

Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa setiap pengajuan biaya pendidikan di DENSITA disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan siswa, dengan mengutamakan kesejahteraan finansial siswa dalam jangka panjang.

Danasita juga berpegang teguh pada Kode Etik Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) sebagai asosiasi yang mengikutsertakan seluruh perusahaan penyedia layanan pendanaan bersama berbasis teknologi informasi (LPBBTI) yang ditunjuk oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Sebagai bagian dari perkumpulan resmi pengurus LPBBTI se-Indonesia, berikut beberapa poin penegakan Kode Etik yang diterapkan Danasita:

Danasita mencantumkan semua biaya yang timbul dari setiap permohonan biaya pendidikan, termasuk biaya dimuka (biaya persetujuan), biaya bulanan atau dikenal dengan istilah “bunga” (biaya layanan), biaya keterlambatan dan lain-lain, hingga dapat diakses dan dilihat secara transparan. Siswa pada saat pendaftaran.

Hal ini diharapkan memungkinkan mahasiswa menerima dana secara bertanggung jawab dan meminimalkan risiko penipuan atau praktik tidak etis. Hindari meminjam secara berlebihan

“Pada prinsipnya semangat layanan keuangan pendidikan yang diberikan DENSITA adalah tidak menimbulkan permasalahan baru bagi peserta didik dan/atau wali. DENSITA memastikan kualifikasi penerima dana (siswa) dan/atau wali Pembiayaan diberikan sebagaimana mestinya, dan tidak di luar pilihan pembayaran siswa atau wali, sehingga tidak ada kesulitan dalam pembayarannya,” kata Alphonse Wibowo.

Proses analisis dan verifikasi menyeluruh selalu diusulkan untuk menilai kemampuan siswa dan/atau wali dalam membayar kembali bantuan keuangan yang diberikan. Oleh karena itu, pelajar atau penerima dana yang berusia di bawah 21 tahun wajib mengajukan permohonan ke Danasita bersama orang tua atau walinya.

Sejak awal berdirinya, Danasita memastikan 100% pendanaannya masuk langsung ke rekening institusi kampus, dan bukan ke rekening perorangan mahasiswa dan/atau wali. Hal ini dilaksanakan dengan tujuan untuk memastikan bahwa sumber daya yang dialokasikan hanya digunakan untuk mendanai kebutuhan pendidikan.

Denseita selalu berupaya mengedepankan itikad baik dalam seluruh proses operasional, mulai dari itikad baik dalam penanganan data pribadi hingga itikad baik dalam penagihan.

Dalam menangani data pribadi, Danasita telah menerapkan standar atau rating keamanan siber terpopuler di dunia, ISO 27001, yang menegaskan kemampuan Danasita dalam mengurangi risiko dan melindungi informasi dan data pribadi setiap siswa. .

Selain itu, dalam proses penagihan, Danasita juga memastikan tim yang berkomunikasi langsung dengan mahasiswa telah tersertifikasi dan dilatih oleh asosiasi resmi yang ditunjuk oleh OJK. Hal ini juga memastikan bahwa operasional Denseita, mulai dari proses pengajuan hingga proses penagihan, dilakukan dengan prinsip dan etika yang memenuhi standar yang ditetapkan oleh pemerintah.

Selain itu, Danasita menjalankan program pelunasan lebih awal tanpa biaya atau penalti. Di antara sekian banyak lembaga pendidikan yang bermitra dengan DanaCita, program ini biasa dikenal dengan istilah “Dana Campuran”, dimana pelunasan lebih awal dapat dilakukan tanpa perlu diperhitungkan biaya apa pun.

Hal ini dilakukan untuk memberikan manfaat sebesar-besarnya kepada para pelajar agar mereka dapat membayar angsuran lebih awal, tanpa harus membayar “penalti” tambahan yang biasa dikenakan oleh lembaga keuangan lain jika terjadi pelunasan lebih awal.

Danacita berkomitmen untuk mematuhi seluruh peraturan perundang-undangan yang berlaku, termasuk SEOJK No. 19/SEOJK.06/2023, dimana bunga/margin setiap pembiayaan produktif berjumlah dalam batas maksimal seluruh manfaat ekonomi untuk memudahkan pembiayaan, dan Termasuk administrasi/platform biaya. 0,1%. per hari dari nilai keuangan yang tercantum dalam perjanjian.

DENSITA memiliki dua komponen biaya yang dikomunikasikan secara transparan kepada seluruh mahasiswa yang mendaftar, yaitu ‘Biaya Persetujuan’ dan ‘Biaya Platform’, dimana biaya persetujuan hanya dikenakan satu kali pada saat pendaftaran, yakni sebesar jumlah finansial yang disetujui sebesar 3%. Biaya platform dibebankan setiap bulan dan berkisar antara 1,6% hingga 1,75% per bulan tergantung pada jangka waktu pembayaran yang dipilih.

Total biaya yang dikenakan Danasita berkisar 0,07% per hari, masih di bawah batas maksimal 0,1% per hari yang ditetapkan OJK.

Danasita sebagai perusahaan layanan pendanaan terpadu berbasis teknologi informasi (LPBBTI) yang berizin dan diawasi oleh OJK berdasarkan Keputusan Komisioner OJK No. KEP-68/D.05/2021 tanggal 2 Agustus 2021, untuk memperluas akses memiliki misi Untuk pendidikan di Indonesia.

Untuk mencapai misi tersebut, Danasita berkomitmen untuk memberikan layanan keuangan pendidikan yang aman dan terjamin kepada seluruh pelajar lembaga pendidikan yang bermitra dengan Danasita.

OJK Soroti Bahaya Level Inklusi Keuangan Pelajar Lampaui Tingkat Literasi Keuangan

Wmm, Jakarta – Kepala Staf Keuangan Bidang Usaha, Edukasi, dan Perlindungan Badan Jasa Keuangan (OJK), Friderica Widyasari Dewi, menegaskan tingkat literasi keuangan pelajar lebih rendah dibandingkan tingkat inklusi keuangan.

Dari hasil survei OJK, kata Friderica, menemukan tingkat integrasi di luar tingkat literasi keuangan menunjukkan banyak masyarakat yang sudah menggunakan jasa keuangan, namun masih belum paham apa itu layanan, hingga tidak mempunyai uang. digunakan.

Oleh karena itu, menurutnya, edukasi keuangan kepada generasi muda sangat penting agar mereka tidak terlibat dalam penipuan yang marak terjadi. Hal tersebut disampaikan Friderica dalam konferensi edukasi keuangan untuk siswa SMA/sederajat di Sekolah Bank Indonesia, Jakarta, Senin 22 Januari 2024.

Setelah itu, Friderica mencontohkan banyaknya anak muda yang menjadi korban karena ajakan Doni Salmanan, tokoh yang membuat bingung mereka, terkait korupsi investasi di platform perdagangan Quotex. Serta penipuan investasi robot Auto Trade Gold (ATG) dari seorang influencer bernama Wahyu Kenzo.

Ia pun menilai ada mentalitas yang membuat anak muda mudah tergoda untuk mengikuti ajakan influencer dan sejenisnya. Mulai dari takut ketinggalan (FOMO), hidup hanya sekali (YOLO), takut terhadap pendapat orang lain (FOPO).

Setelah itu, Friderica mencontohkan mentalitas FOPO yang dimiliki anak muda dapat membuat mereka dengan mudah mengajukan pinjaman online, namun hal tersebut ilegal. Lalu ia bercerita tentang seorang pemuda yang sedang makan bersama pacarnya, tiba-tiba salah satu temannya mengajaknya makan.

“Hati laki-laki ini ingin segera berhenti karena uang di sakunya cukup untuk memberi makan dua orang, namun karena harga dirinya, akhirnya dia menaruh ibu jarinya di bawah meja untuk mengajukan pinjaman online yang hanya dibayar 10. menit,” kata Frideric.

Ia menuturkan, awalnya hanya meminta pinjaman sebesar Rp1,5 juta, namun karena mengambil pinjaman tersebut secara ilegal, utang yang harus dibayar pun berlipat ganda. “Dapat berapa? Rp 150 juta. Karena terus bayar bunga, pas macet tiba-tiba ada pinjol ilegal,” kata Friderica.

Saking besarnya bunga pinjaman, kata Frideria, pemuda tersebut kebingungan karena terlilit hutang dan membuat orang tuanya khawatir. Bahkan generasi muda pun akan lulus dari universitas dan mendapatkan pekerjaan. “Jadi hati-hati ya Kak,” kata Friderica

Selain itu, Friderica juga menyatakan tingkat pendidikan dan inklusi keuangan siswa lebih rendah dibandingkan rata-rata nasional. Berdasarkan Survei Nasional Literasi dan Integrasi Keuangan (SNLKI) yang dilakukan OJK pada tahun 2022, statistik literasi dan integrasi keuangan mahasiswa masing-masing sebesar 47,56 persen dan 77,8 persen. Indeks ini lebih rendah dibandingkan statistik keuangan negara dan totalnya, yaitu 49,68 persen dan 85,1 persen.

“Kalau ditanya 10 siswa, sekitar 4-5 orang paham literasi keuangan, sisanya kurang paham literasi keuangan, dan sebagainya,” kata Friderica. Dari 10 anak sekolah yang ditanya, 7 diantaranya sudah mempunyai uang.”

Diantara

Pilihan Redaksi: Ini yang disampaikan OJK soal adanya 12 bank yang melanggar aturan KUR.

Wakil Perdana Menteri ITB, Muhammad Abduh menyatakan, jumlah peminjam di Danacita sangat sedikit. Baca selengkapnya

LPDP siap membantu pinjaman mahasiswa. Baca selengkapnya

Usai melunasi UKT menggunakan pinjaman macet, Ganjar Pranowo berjanji akan memberikan pinjaman tanpa bunga jika terpilih menjadi presiden. Baca selengkapnya

Bunga pinjaman Danacita dan biaya administrasi pembayaran UKT mahasiswa ITB sebesar 0,07% per bulan. Baca selengkapnya

Demikian gambaran Danacita, pusat pinjaman online atau Pinjol yang ditawarkan ITB kepada mahasiswa sebagai solusi pembayaran biaya kuliah. Baca selengkapnya

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyatakan, Panitia Pengkajian LPDP sedang menggarap skema pinjaman mahasiswa atau yang dikenal dengan College Student Loans. Baca selengkapnya

Presiden Joko Widodo atau akrab disapa Jokowi resmi menyetujui kenaikan PNS pada 26 Januari 2024. Baca Selengkapnya

Koordinator Staf Khusus Presiden Ari Dwipayana menanggapi foto Jokowi bersama artis dan influencer pendukung Prabowo. Baca selengkapnya

OJK meminta Danacita terus fokus dan menerapkan sistem penyaluran kredit dengan prinsip kehati-hatian dan wajar. Baca selengkapnya

Ketua PT Inclusive Finance Group alias Danacita buka suara usai permasalahan pembayaran biaya sekolah melalui penggunaan pinjaman di Institut Teknologi Bandung (ITB). Baca selengkapnya