Tag Archives: jadwal babak 16 besar

Fenomena Naturalisasi Pemain dan Kegagalan Malaysia di Piala Asia 2023

Tren naturalisasi pemain beberapa tahun terakhir memang sudah diketahui oleh para pecinta olahraga, khususnya sepak bola. Namun apakah proyek tersebut berjalan dengan sempurna?

Tidak semua rencana naturalisasi pemain di tim sepak bola berjalan sesuai rencana. Misalnya saja timnas Malaysia. Saat tampil di Piala Asia 2023, tim bernama Harimo Malaya melakukan naturalisasi empat pemain, yakni Andrique dos Santos, Mohamed Samaria, Paulo Joso, dan Rommel Morales.

Selain itu, ada 10 pemain liga antara lain Matthew Davies, Daniel Ting, Dominic Tan, Junior Aldstall, Devon Cole, LaVere Corbin Ong, Stuart Wilkin, Brendan Gann, Natexo Ansah dan Darren Locke.

Namun karena kehadiran pemain alam dan warisan, Malaysia tidak bisa berbuat banyak di Piala Asia 2023. Pasalnya Harimo Malaya hanya mampu meraih satu poin dari tiga pertandingan.

Alhasil, Malaysia gagal melaju ke babak 16 besar Piala Asia 2023. Legenda Harimau Malaya Lim Teong Kim mendesak Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) menghentikan program naturalisasi.

Menurutnya, program naturalisasi tidak berjalan baik. Bagi saya, program alamiah itu perlu diakhiri. Karena tidak baik untuk sepak bola secara umum, kata Lim Taung Kim, dilansir Astro, Sabtu (27/1/2024).

Lim Tiong Kim tidak ingin Malaysia seperti Jerman. Sebab, Jerman sedang mengalami masalah pemain muda yang tidak mendapat banyak menit bermain sehingga sulit berkembang.

“Tim Jerman saat ini sedang menghadapi masalah terparah di timnasnya,” jelasnya.

Lebih lanjut Zainal Abedin Hassan mengatakan, saat ini merupakan waktu yang tepat untuk menghentikan proses naturalisasi karena FAM tidak bisa terus mendapatkan pemain berkualitas. Mantan pemain timnas Malaysia itu juga menilai sudah saatnya Harimo Malaya membina pemain lokal dan mengembangkan program sejak usia muda.

“Kombinasi pemain natural dan lokal yang kita miliki membuahkan kesuksesan, artinya kita meraih ‘hasil instan’, tapi apakah kita bisa mendapatkan lebih banyak pemain natural berkualitas, kita belum tahu, bagi kita sudah tiba waktunya untuk mengembangkan pemain lokal. Artinya kita harus mempunyai program akar rumput yang baik,” imbuhnya.