Tag Archives: aquaplaning

Kenapa Terjadi Aquaplaning pada Mobil? Simak Penjelasan Lengkapnya

JAKARTA – Saat musim hujan, banyak terjadi kecelakaan fatal akibat aquaplaning, baik di jalan raya normal maupun jalan tol. Lalu yang jadi pertanyaan mengapa hydroplaning bisa terjadi pada mobil?

Sebelum menilik penyebab terjadinya aquaplaning, ada baiknya kita mengetahui istilahnya. Aquaplaning secara definisi adalah suatu kondisi di mana kendaraan kehilangan traksi sehingga kehilangan kendali. Nama lain dari aquaplaning adalah hydroplaning. Penyebab utama terjadinya aquaplaning adalah penumpukan air akibat hujan dan banjir.

Technical Support Astra2000 Agus Mustafa mengatakan, saat musim hujan risiko mobil terkena aquaplaning meningkat. Oleh karena itu, pengemudi diharapkan tetap menjaga kecepatan dan konsentrasi saat berkendara.

“Mobil berbelok sesuai kecepatan. Kalau melaju kencang dan ada genangan air, kemungkinan terjadinya aquaplaning sangat besar. Jadi kita harus menjaga kecepatan dan konsentrasi saat berkendara,” kata Agus beberapa waktu lalu.

Berdasarkan laman resmi Suzuki, Rabu (2/7/2024), genangan air yang cukup besar otomatis membuat mobil sulit dikendarai bahkan selip.

Mengapa Aquaplaning terjadi pada mobil?

Padahal, tak hanya akibat genangan air, aquaplaning juga bisa terjadi karena kondisi kendaraan, faktor luar, dan bobot kendaraan. Dalam beberapa kasus, aquaplaning terjadi akibat adanya pergerakan kendaraan lain yang melewati air. Ban mobil akan sulit dikendalikan karena daya cengkramnya akan berkurang. Apalagi jika ban mobilnya tipis. Risiko hydroplaning lebih besar saat hujan. Ban yang sudah tipis tidak bisa menembus genangan air.

Bobot mobil juga berkontribusi terhadap terjadinya hydroplaning. Semakin ringan bobotnya, maka akan semakin mudah mengangkat mobil melewati genangan air. Belum lagi, jika mobil dikendarai dengan kecepatan tinggi di jalan berair, maka akan mudah terapung atau melayang.

Cara mengatasi aquaplaning

Sebelum membahas cara mengatasi aquaplaning, ada baiknya Anda mengetahui jenis-jenisnya agar jawaban Anda tepat. Tergantung jenisnya, ada tiga syarat terjadinya aquaplaning, yaitu:

1. Aquaplaning dinamis

Ini terjadi ketika air mengangkat roda dari alasnya. Hal ini karena genangan air terkumpul di depan ban dan terangkat dari aspal.

2. Aquaplaning Karet Terbalik

Hydroplaning karet terbalik terjadi ketika ban tertutup, karet mulai meleleh dan air yang terperangkap di bawah ban berubah menjadi uap. Jika ini terjadi, akan timbul uap dan ban akan meleleh dalam prosesnya.

3. Aquaplaning kental

Penumpukan oli atau karet lintasan yang bercampur dengan air dapat membentuk lapisan cairan yang tidak dapat ditembus oleh ban. Hal ini biasanya terjadi pada lintasan aspal mulus.

Langkah pertama yang harus Anda lakukan saat mengalami aquaplaning adalah tetap tenang. Kemudian jaga agar setir tetap lurus, jangan sampai bengkok. Setelah itu, injak mesin rem lalu angkat kaki secara perlahan dari pedal gas, lalu injak rem secara perlahan dan halus saat dirasa ban sudah kembali ke jalan.

Sebagai upaya pencegahan aquaplaning, penting untuk membatasi kecepatan mobil, terutama kendaraan ringan saat melintasi perairan.