Periksa Sarana Penanganan Dampak Bencana, Dinas Sosial Kota Mataram Simulasi Pakai Mobil Dapur Umum

Wecome Wmm di Portal Ini!

Wmm – Dinas Sosial Kota Mataram di Provinsi Nusa Tenggara Barat melakukan pengecekan di lokasi penanggulangan bencana untuk memastikan semuanya siap digunakan jika terjadi bencana. Beberapa di antaranya adalah truk dapur umum, tangki air bersih berkapasitas 5.000 L, perahu karet, dan quad bike. Periksa Sarana Penanganan Dampak Bencana, Dinas Sosial Kota Mataram Simulasi Pakai Mobil Dapur Umum

Dikutip dari kantor berita Antara, penyelidikan terhadap kinerja truk dapur umum tersebut dilakukan dengan menjalankan simulasi. Jelang Malam Tahun Baru, 11 Ribu Kendaraan Serbu Pantai Pelabuhan Ratu

Dalam simulasi tersebut, Pembuat Perubahan untuk Anak (Tagana) menggunakan truk dapur umum untuk memasak makanan bagi sekitar 20 petugas lingkungan hidup yang bekerja selama dua hari untuk menebang ranting dan dahan pohon yang tumbang di kawasan Jalan RA Kartini. Petugas memeriksa kelengkapan surat pengendara di Jalan Ahmad Yani, Mataram, NTB, Rabu (14/7/2021). Foto Kota Mataram [ANTARA/HO-Polresta Mataram]

“Sebagai ucapan terima kasih kepada para pejabat, kami sarapan bersama dengan para pejabat DLH, Tagana dan para pekerja sosial,” kata Sudirman, CEO Mataram City Life di Mataram, Jumat (21/10/2022).

Menurutnya, Pemkot Mataram memiliki personel penanggulangan bencana sebanyak 56 orang, anggota Tagana sebanyak 14 orang, dan anggota Tentara Masyarakat sebanyak 42 orang.

“Mereka mempunyai peran masing-masing dalam kesiapsiagaan bencana alam, non alam, dan sosial,” jelasnya.

Sudirman mengatakan, dinas sosial juga telah menyiapkan makanan dan perbekalan lainnya untuk menghadapi dampak bencana.

“Kami sudah menyiapkan paket sembako berupa beras, minyak, sarden, air mineral, tikar, talas dan kebutuhan lainnya. Jadi, jika terjadi bencana, dana sembako tinggal disalurkan,” ujarnya. Periksa Sarana Penanganan Dampak Bencana, Dinas Sosial Kota Mataram Simulasi Pakai Mobil Dapur Umum

“Syukurnya, setelah kita periksa semua peralatan yang rusak, semuanya siap digunakan. Termasuk perahu karet yang kita pasang di Pantai Banjar,” tutupnya.