Lalu Mara: Timnas Indonesia Bukan Mi Instan, Jangan Harap Keajaiban

Selamat datang Wmm di Website Kami!

Viva – Mantan manajer Pelita Jaya, Lalu Mara Satyawangsa, buka suara soal kekalahan memalukan yang dialami Timnas Indonesia pada laga uji coba terakhir jelang Piala Asia 2023. Lalu Mara: Timnas Indonesia Bukan Mi Instan, Jangan Harap Keajaiban

Pada Selasa, 9 Januari 2024, Timnas Indonesia mengalahkan Timnas Indonesia dengan lima gol tak terjawab dalam laga uji coba di Al Rayyan Sports Club di Qatar. Top 5 Sport: Apriyani/Fadia Pasang Target Tembus Peringkat 15 Besar Dunia

Apol Mara menyebut kekalahan ini wajar bagi Timnas Indonesia. Pasalnya, pesaing Piala Dunia 2022 Iran berada di peringkat 21 menurut peringkat FIFA. Sedangkan Timnas Indonesia berada di peringkat 146.

Mara mengatakan, ranking FIFA bukan sekadar angka, melainkan menggambarkan kekuatan dan kualitas sebuah tim.

“Iya tentu kalau dilihat dari ranking FIFA, Iran di peringkat 21 dan Indonesia di peringkat 146. Tidak bisa dipungkiri, peringkat itu bukan sekedar angka tapi menunjukkan kualitas sebuah tim,” kata Lalu Mara.

Jadi pasti kalah, jangan harap ada keajaiban karena di sepak bola tidak selalu ada keajaiban. Tapi ya, itu bisa diukur, tambahnya.

Mara mengungkapkan, sebuah tim meraih prestasi sepak bola melalui proses yang panjang. Tak ada yang salah dengan cara PSSI merekrut pemain lawas, namun ia menegaskan hasil tidak bisa diharapkan dari proses instan.

PSSI mengambil pemain warisan dan mengambil jalur umpan, tapi sepak bola itu prosesnya panjang, kata Lalu Mara. Lalu Mara: Timnas Indonesia Bukan Mi Instan, Jangan Harap Keajaiban

Hal ini menunjukkan kepada kita kemampuan PSSI dalam membangun sepakbola nasional secara perlahan dan pasti. Jangan berharap proses cepat karena sepak bola tidak membuat mie instan. Keputusan besar Shin Tae-yong adalah menarik perhatian mantan pemain Malaysia, FAM. Mantan pemain timnas Malaysia, Asray Khor Abdullah, pada 3 Februari 2024, Wmm memberikan masukan kepada Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) agar meneladani keberanian Shin Tae-yong di timnas Indonesia.