Ini Syarat UMKM Bisa Jualan Lewat Vending Machine BUMN

Selamat datang Wmm di Website Kami!

Jakarta – Ini Syarat UMKM Bisa Jualan Lewat Vending Machine BUMN

Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) meluncurkan vending machine atau mesin penjual otomatis produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Nantinya, vending machine ini akan tersedia di perusahaan-perusahaan publik seperti stasiun kereta api, bandara, dan pelabuhan.

Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulina mengatakan negara asing seperti China dan Jepang akan menggunakan vending machine untuk menjual mobil lokal. Oleh karena itu, pihaknya menjalankan program tersebut dan menempatkannya langsung di masyarakat.

Sementara itu, Aria mengatakan akan ada 80 vending machine yang tersebar di lokasi-lokasi strategis seperti pelabuhan, bandara, dan stasiun kereta api. Ikan dari Indonesia Ini Bisa Jadi Primadona di Pasar Internasional

“(Tujuannya) 80 vending machine di seluruh BUMN. Jadi 80 (vending machine) itu ada di bandara, stasiun kereta api, port of call, kantor-kantor BUMN. Nanti kita bisa beli di kapal sekarang.” kata Arya pada Selasa (30/1/2024) saat media briefing di Bandara Tarangerang Soekarno Hatta.

Ada beberapa persyaratan untuk mengikuti program ini. Arya menjelaskan yang terpenting adalah para pelaku UMKM sudah menjadi anggota Rumah BUMN.

Sebagai informasi, Rumah BUMN merupakan wadah yang mendukung pengembangan usaha kecil dan menengah melalui berbagai kegiatan mulai dari investasi, pelatihan dan pembinaan, penjualan.

Selain itu, produk UMKM harus memiliki beberapa sertifikasi dan kualifikasi. Diantaranya sertifikasi Halal dan sertifikasi Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Syaratnya harus dalam pengawasan BUMN. Nanti produknya bagus atau tidak, bagus atau tidak. Kualitas produknya bagus, akan tersertifikasi, lolos sertifikat halal BPOM. ,” dia berkata.

Persyaratan ini difasilitasi oleh BUMN. Oleh karena itu, pelaku UMKM perlu meningkatkan kualitas produknya.

Ia juga berharap usaha kecil, menengah, dan mikro mampu bersaing dengan toko ritel dengan bantuan program ini. Selain itu, mereka tidak membayar sewa untuk program ini.

“UKM harus (berdaya saing), apalagi kalau tidak perlu bayar sewa,” imbuhnya. “Jika tidak bisa, kami akan mengevaluasi apakah produk tersebut layak.”

Sebelumnya, BUMN meluncurkan vending machine di beberapa lokasi antara lain Stasiun Gambhir dan Gondandiya pada 22 Januari lalu. Hari ini (30/1/2024), BUMN kembali meluncurkan vending machine di Bandara Soekarno-Hatta.

Vice President Corporate Communications Angkasa Pura 2 Sin Asmoro mengatakan, program tersebut melibatkan tiga perusahaan pelat merah: Telkom Indonesia, PLN, dan BNI. Mereka berharap dapat memaksimalkan komitmennya untuk mempromosikan usaha kecil dan menengah dengan menawarkan mesin penjual otomatis. Ini Syarat UMKM Bisa Jualan Lewat Vending Machine BUMN

Ia mengatakan bahwa program ini sangat efektif dan memberikan wawasan kuantitatif. Ia kemudian mengatakan, vending machine ini akan tersedia di seluruh bandara di Indonesia.

“Ini merupakan bentuk kegiatan dan kerja sama antara 3 BUMN, Telkom, PLN, dan BNI yang akan menyediakan 2 vending machine kepada Angkasa Pura,” ujarnya. Kami juga berharap dapat melanjutkan komitmen kami untuk mempromosikan usaha kecil dan menengah dan menjual produk mereka di depan pintu Indonesia. “.

Saksikan video “Ragam Produk UMKM di Toko Merah Peranakan”:

(rd/rir)