Idap Tumor Otak, Pasien Ini Mainkan Saksofon Selama 9 Jam Kepalanya Dibedah

Wecome Wmm di Situs Kami!

Wmm – Musisi mengorganisir ‘musik’ pada waktu yang tidak biasa, ketika dokter mengoperasi otaknya. Pria tersebut adalah pasien di sebuah rumah sakit di Italia yang mengidap tumor otak. Idap Tumor Otak, Pasien Ini Mainkan Saksofon Selama 9 Jam Kepalanya Dibedah

Saat pembedahan untuk mengangkat tumor dilakukan, dokter memperbolehkan pasien untuk dibius sebagian atau masih sadar. Operasi tersebut berlangsung sembilan jam, dan sang musisi menggelar ‘konser’ memainkan saksofon. Musim Hujan Datang, Bolehkah Anak Mandi Hujan? Ini Kata Dokter Anak

Operasi ini ternyata sengaja dilakukan para dokter agar bisa lebih akurat memetakan bagian otak mana yang digunakan saat memainkan alat musik. Perspektif Tumor (Dok. Envato Elements)

Lagu yang diputar antara lain lagu kebangsaan Italia dan lagu tema film Love Story tahun 1970, serta lagu-lagu lain selama pertunjukan.

Operasi tersebut dilakukan oleh sepuluh tenaga medis. Ia percaya bahwa memainkan musik untuk mengamati gelombang otak pasien dapat memberikan manfaat baginya.

“Setiap otak itu unik, begitu pula setiap orang,” kata kepala ahli bedah dan ahli bedah saraf Dr. Christian Brogna dikutip Mirror.

Pasien, yang diidentifikasi hanya sebagai GZ, mengatakan kepada dokter bahwa kemampuannya bermain saksofon sangat berharga. Oleh karena itu, ia berharap bisa memainkan alat musik meski operasinya selesai.

“Pembedahan secara sadar memungkinkan untuk memetakan jaringan saraf yang mendukung berbagai fungsi otak seperti bermain, berbicara, bergerak, mengingat, berhitung dengan sangat presisi selama operasi,” kata Dr. Brogna menambahkan.

Selama operasi, GZ mengaku tidak takut, namun merasa tenang karena masih bisa memainkan saksofon.

Prosedur pembedahan ini memungkinkan dokter melihat bagian otak mana yang aktif saat alat musik dimainkan. Idap Tumor Otak, Pasien Ini Mainkan Saksofon Selama 9 Jam Kepalanya Dibedah

Pembedahan ini melibatkan penggunaan beberapa teknik untuk membantu dokter membedakan sel kanker dari sel sehat

Operasi kemudian berjalan lancar dan GZ dikabarkan kembali ke rumah setelah operasi darurat.