Hits: 6 Obat Sirup Paling Sering Dibeli di Apotek Hingga Wamenkes Ungkap 15 Obat Sirup Terkontaminasi Etilen glikol

Wecome Wmm di Situs Kami!

Wmm – Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Dante Saxono Harbuwono mengatakan pihaknya telah mengidentifikasi 15 sirup yang mengandung etilen glikol (EG). Zat ini diyakini ada kaitannya dengan kasus gangguan ginjal akut pada anak. Hits: 6 Obat Sirup Paling Sering Dibeli di Apotek Hingga Wamenkes Ungkap 15 Obat Sirup Terkontaminasi Etilen glikol

Sementara itu, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI telah menginstruksikan seluruh apotek untuk menghentikan sementara penjualan obat dalam bentuk sirup. Larangan penggunaan dan penjualan sirup ini menjadi perhatian.

Pasalnya, orang tua kerap menggunakan sirup untuk mengobati anak yang sakit. Selain itu, orang tua juga bisa dengan mudah mendapatkan obat dalam bentuk sirup di berbagai apotek. Di bawah ini daftar obat dalam bentuk sirup yang sering dibeli di apotek.

Kedua berita ini menjadi berita terpopuler di saluran kesehatan Wmm. Berita utama lainnya menyusul.

1. Wakil Menteri Kesehatan mengungkap 15 obat dalam bentuk sirup di Indonesia terkontaminasi etilen glikol penyebab penyakit ginjal akut pada anak. Ilustrasi obat dalam bentuk sirup (Dok. Element Envato) Terinfeksi Dua Jenis Flu Burung Sekaligus, Perempuan Asal Cina Meninggal

Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Dante Saxono Harbuwono mengatakan pihaknya telah mengidentifikasi 15 sirup yang mengandung etilen glikol (EG). Zat ini diyakini ada kaitannya dengan kasus gangguan ginjal akut pada anak.

Pemerintah telah memerintahkan penghentian sementara penjualan sirup di semua apotek sementara penyelidikan masih berlangsung. Pemerintah kini juga terus melakukan identifikasi penyakit ginjal akut pada anak di Indonesia.

Baca selengkapnya

2. Dilarang Sementara Dijual oleh Kementerian Kesehatan, Ini 6 Obat Bentuk Sirup yang Paling Sering Dibeli di Apotek. Ilustrasi obat dalam bentuk sirup (Dok. Element Envato)

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI telah menginstruksikan seluruh apotek untuk menghentikan sementara penjualan obat dalam bentuk sirup. Hal ini dilakukan menanggapi klaim penggunaan sirup parasetamol menjadi penyebab masalah ginjal akut misterius pada anak dalam beberapa waktu terakhir.

Perintah pelarangan penggunaan sirup ini tertuang dalam Surat Edaran (SE) Kementerian Kesehatan Nomor SR.01.05/III/3461/2022. Dijelaskan bahwa penjualan gratis obat-obatan dalam bentuk sirup untuk penyakit apapun untuk sementara dilarang di apotek.

Baca selengkapnya

3. Setelah menghentikan obat dalam bentuk sirup, orang tua dapat memberikan sediaan herbal bubuk kunyit bila bayi sakit. Ilustrasi Obat Batuk Alami (Envato Elements)

Sebagai pengganti sirup untuk anak-anak yang peredarannya dihentikan negara, orang tua bisa menawarkan alternatif obat herbal. Seperti diketahui, sejumlah obat dalam bentuk sirup diyakini berkaitan dengan kasus gangguan ginjal akut.

Ketua Umum Gabungan Pengembang Obat Tradisional dan Jamu Indonesia Dr. Inggrid Tania, MSi., mengatakan sediaan herbal sebenarnya bisa diberikan sejak bayi mulai menyusu.

Baca selengkapnya

4. 8 Cara Aman Minum Obat Anak Menurut Kemenkes Pencegahan Penyakit Ginjal Akut 8 Cara Aman Minum Obat Anak Menurut Kemenkes Pencegahan Penyakit Ginjal Akut – ilustrasi obat alami yang baik untuk menurunkan demam pada anak. (Foto: Tim Miroshnichenko dari Pexels)

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) telah mengeluarkan peraturan yang menyatakan bahwa obat dalam bentuk sirup dilarang untuk diberikan, dikonsumsi, dan dijual kepada anak-anak. Termasuk memberikan bimbingan mengenai obat-obatan yang aman untuk anak.

Langkah ini merupakan lanjutan dari maraknya kasus penyakit ginjal akut pada anak. Hingga 18 Oktober, sebanyak 206 anak di 20 provinsi dilaporkan menderita gagal ginjal akut, 99 di antaranya meninggal. Hits: 6 Obat Sirup Paling Sering Dibeli di Apotek Hingga Wamenkes Ungkap 15 Obat Sirup Terkontaminasi Etilen glikol

Baca selengkapnya

5. Penjualan sirup dihentikan sementara, jika anak batuk dan pilek bagaimana pengobatannya? Demikian penjelasan Kemenkes dan Apoteker. Ilustrasi anak sakit tidak boleh diberi sirup, anak batuk pilek. (Stok Shutter)

Larangan sementara konsumsi sirup oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) karena risiko gagal ginjal akut yang misterius membuat para orang tua bingung bagaimana cara mengobati anak yang demam, batuk, dan pilek.

Sebab, obat yang berbentuk sirup merupakan obat utama, selain mudah dicerna, obat ini mempunyai rasa manis yang disukai anak-anak.

Baca selengkapnya