Gerakan Bisnis Hijau dan Ekonomi Sirkular: Norma Baru Pelaku Usaha

Wecome Wmm di Website Kami! ‘Nyawa’ Wikipedia Terancam

JAKARTA – Pengembangan bisnis berkelanjutan merupakan strategi penting untuk menghadapi tantangan global, seperti perubahan iklim dan keterbatasan sumber daya. Upaya pengembangan bisnis berkelanjutan memungkinkan pelaku industri mengurangi dampak lingkungan, menghemat biaya, meningkatkan reputasi, dan menciptakan peluang pasar baru. Gerakan bisnis ramah lingkungan dan ekonomi sirkular merupakan norma baru yang diterima oleh para pelaku usaha di seluruh dunia, dan seharusnya para pelaku usaha di Indonesia juga menerima hal tersebut. Anda tahu mereka. Tidak hanya terdapat komitmen global melalui Konvensi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), para pelaku usaha juga memiliki komitmen yang sama untuk mewujudkan nol emisi. Selain itu, pasar global dan generasi muda sepakat untuk membeli produk dengan kontribusi karbon rendah, meski harganya lebih mahal. pergerakan bisnis,” ujar Nurul Achoan, Wakil Presiden Bidang Promosi Penanaman Modal Departemen Penanaman Modal/BKPM. Mewujudkan generasi Indonesia Emas 2045 yang lebih baik melalui penerapan ESG memerlukan peran dan kontribusi berbagai kalangan. , bisnis, pemerintahan.” Menerapkan ESG atau keberlanjutan dalam praktik bukanlah hal yang murah. Apalagi jika dilakukan sendiri. Jadi, semakin banyak kerja sama yang terjalin, maka semakin banyak peraturan yang terkoordinasi dengan lebih baik dan memberikan kerangka kebijakan yang komprehensif. Hal ini akan semakin memudahkan dan memberi semangat. “Semua perusahaan harus mengembangkan model bisnis ESG.” Menurut pendapat Wakil Sekretaris Jenderal Danone Indonesia Vera Galoh, salah satu cara untuk menerapkan gerakan bisnis hijau adalah melalui keseimbangan air yang baik, dimana air yang dikembalikan ke lingkungan harus melebihi air yang digunakan. juga memastikan pelaksanaannya selalu terukur secara independen karena bekerja sama dengan BRIN. Selain itu, Danone juga telah menerapkan kebijakan cuti melahirkan selama 6 bulan bagi ibu dan 10 hari kerja bagi ayah sejak tahun 2016. Vera meyakini, orang-orang terbaik harus mampu memastikan hal tersebut. stabilitas mereka dengan memberikan kesempatan kepada karyawannya untuk mengasuh anak-anaknya. Sejak lahirnya mereka. Di bidang kesehatan, Danone Indonesia juga fokus mendukung pengurangan biaya di Indonesia melalui 3 cara, yaitu makanan, pengasuhan anak, dan kebersihan. program AMIR, WAS, Aksi Cegah Stuting, WASH, Sekolah Sehat,” kata Veera. Dengan membagikan susu dan makanan kepada ibu hamil di Depok, Gibran ingin yang lain melambat, Istri Gibran, Sylvi Ananda, berpesan kepada ibu hamil untuk selalu memeriksakan diri. rahim.Wmm 2 Februari 2024 Gerakan Bisnis Hijau dan Ekonomi Sirkular: Norma Baru Pelaku Usaha

Gerakan Bisnis Hijau dan Ekonomi Sirkular: Norma Baru Pelaku Usaha