Gak Cuma Dieng, Semarang Juga Punya Negeri di Atas Awan Tak Kalah Eksotis

Sugeng rawuh Wmm di Portal Ini!

SEMARANG – Hingga saat ini, nama Negeri Di Atas Awan santer dikaitkan dengan Kabupaten Diengwonosobo di Jawa Tengah. Awan dan kabut yang menutupi dataran tinggi ini begitu eksotis sehingga menarik ribuan wisatawan sepanjang tahun. Selain itu, situs ini memiliki area candi yang seolah menegaskan bumi sebagai surga. Gak Cuma Dieng, Semarang Juga Punya Negeri di Atas Awan Tak Kalah Eksotis

Tapi tahukah Anda, ada tempat di Semarang yang pantas disebut negeri di atas awan, seperti Dieng. Ada juga kompleks candi di pegunungan yang seringkali tertutup awan dan kabut yang sangat aneh. Apakah kamu penasaran? Ayo gulir untuk mengetahuinya. Momen Alam Ganjar Hadiri Festival Pemilu, Peragakan Program Internet Gratis

Ya, itulah sebutan kawasan Candi Gedong Songo yang terletak di lereng Gunung Ungaran, Kabupaten Semarang. Menurut informasi yang terpampang di objek wisata Gedong Songo, ini merupakan kompleks candi Hindu yang berjarak sekitar satu jam perjalanan dari Candi Dieng.

Keunikan Candi Gedong Songo adalah setiap candi terletak di perbukitan yang tersebar. Dari Gedong 1 di bagian bawah candi hingga Gedong 5 di puncak bukit. Gedong 6 sampai Gedong 9 atau songo (dalam bahasa Jawa) tidak tertulis pada papan tanda karena merupakan reruntuhan.

Secara geografis, Kompleks Candi Gedong Songo terletak di Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah. Nama Gedong Songo mengacu pada jumlah candi yaitu 9 saat ditemukan oleh penjelajah pada abad ke-18 dan ke-19.

Akses menuju kompleks Candi Gedong Songo dapat dicapai dari Kota Semarang yang berjarak 40 kilometer ke arah selatan. Anda juga bisa datang dari Yogyakarta melalui Ambarawa dan Bandungan.

Meski terletak di atas bukit, namun jalan menuju pintu masuk Candi Gedong Songo sangat mulus. Tempat parkirnya juga luas untuk mobil pribadi dan sepeda motor.

“Jalurnya asyik, tapi mobil harus dipersiapkan dengan baik karena tanjakannya sangat curam. Kalau pakai bus besar harus parkir di stasiun paling bawah, lalu naik mobil kecil untuk sampai ke sana,” kata Mutia. , penjual oleh-oleh di pusat wisata.. dari Gedong Songo.

Dari gerbang harus berjalan kaki atau menunggang kuda untuk mencapai masing-masing pura, biaya sewanya sekitar Rp 100 ribu. Total jarak perjalanan kurang lebih 2,5 km naik turun. Memang cukup melelahkan, namun terbayar dengan perpaduan alam dan bangunan masa lalu.

Jalur kuda dan jalan setapak dibuat terpisah agar jalan setapak tidak terkontaminasi oleh kotoran kuda. Gak Cuma Dieng, Semarang Juga Punya Negeri di Atas Awan Tak Kalah Eksotis

Waktu terbaik untuk ke Candi Gedong Songo adalah pada pagi hingga sore hari karena pada saat tersebut kabut menyelimuti kawasan Gedong Songo seperti bumi di atas awan.

Laporan: Teguh Joko Sutrisno Prabowo-Gibran Rencana Penghapusan Utang Kredit Petani dan Nelayan Diharapkan Terlaksana Rencana Asta Cita atau Delapan Misi Terbaik dan 17 Program Prioritas Pasangan Presiden-Cawapres Wmm 31 Januari 2024