Cerita Warga Jombang Kemoterapi dan Periksa Jantung Gratis Berkat Program JKN

Selamat datang Wmm di Website Kami!

Wmm, Mojokerto Tidak dapat dipungkiri bahwa dengan adanya Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) memberikan jaminan kesehatan bagi setiap masyarakat Indonesia sehingga dapat hidup sehat, produktif, dan sejahtera. Cerita Warga Jombang Kemoterapi dan Periksa Jantung Gratis Berkat Program JKN

Manfaat program JKN juga dirasakan Dewi Aisyah (50), warga Jombang yang kini menjalani serangkaian pengobatan kemoterapi di RS Gatoel Kota Mojokerto. Dewi mengaku sudah menggunakan program JKN sejak keluhan pertamanya tahun lalu.

“Pada Juni 2023, saya pertama kali memeriksakan diri ke Klinik Pratama Seger Kabupaten Jombang, ternyata saya perlu menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Pada bulan Agustus saya berobat ke RSUD Jombang dengan membawa rujukan, ternyata saya didiagnosa menderita kanker payudara stadium dua. Saya kemudian dirujuk lagi ke RS Gatoel Kota Mojokerto untuk menjalani kemoterapi. Alhamdulillah kini keadaan berangsur-angsur membaik. Saya menggunakan BPJS Kesehatan dengan menerima layanan program JKN. “Saat ini semuanya gratis untuk pemeriksaan, pengobatan, operasi dan kemoterapi,” jelas Dewi. Konsumsi Minuman Manis Naik 15 Kali Lipat, Setengah Warga +62 Diprediksi Obesitas

Setelah menjalani serangkaian tes, operasi, dan kemoterapi, Dewi mendapati kesehatannya membaik. Namun saat ini ia masih harus menjalani kemoterapi secara rutin agar sel kanker yang tersisa di tubuhnya bisa hilang secepat mungkin tanpa meninggalkannya.

Secara umum, ia juga puas dengan manfaat kesehatan maksimal yang diberikan para tenaga medis, meski memanfaatkan jaminan program JKN.

“Sebagai peserta JKN, saya sangat mudah mendapatkan perawatan di rumah sakit. “Saya sedang menjalani kemoterapi putaran keempat,” kata Dewi.

Dewi juga mengatakan, selain menjalani kemoterapi, saat ini ia juga menjalani pemeriksaan rutin di klinik jantung. Ia juga memiliki beberapa masalah jantung akibat kankernya sehingga memerlukan pengobatan rutin. Ia kembali memanfaatkan program JKN untuk membiayai pengobatan jantungnya.

“Saya diperiksa dua kali di klinik jantung. Semuanya berjalan lancar dan tidak ada biaya yang dikenakan. Pelayanan dari petugas medis juga baik, cepat dan profesional. Saya tidak bisa membayangkan jika saya tidak menjadi peserta JKN.” “Berapa biaya yang harus saya keluarkan untuk penyakit saya?” kata Dewi.

Sebagai pegawai negeri sipil (PNS), Dewi otomatis terdaftar sebagai peserta JKN Kelas 1. Ia bersyukur instansi tempatnya bekerja memberinya kesempatan menjadi peserta JKN. Menurutnya, program JKN diperlukan oleh semua orang karena biaya kesehatan menjadi kepentingan semua orang dan harus diantisipasi sejak dini.

Dewi yakin tidak ada orang yang ingin sakit seperti dirinya, namun tidak ada yang tahu gangguan kesehatan yang bisa menimpa siapa pun secara tiba-tiba.

“Oleh karena itu penting bagi kita untuk memiliki asuransi kesehatan untuk berjaga-jaga dan dapat menjamin keselamatan jika terjadi risiko. Program JKN yang diusung pemerintah sangat bermanfaat dan relatif murah, apalagi jika dibandingkan dengan besarnya manfaat yang bisa kita terima. Seperti yang saya alami sendiri, program JKN bisa memberikan jaminan biaya pengobatan penyakit kanker dan jantung yang tentunya tidak murah. Cerita Warga Jombang Kemoterapi dan Periksa Jantung Gratis Berkat Program JKN

Secara khusus, ia mengucapkan terima kasih kepada program JKN dan seluruh peserta JKN yang rutin membayar iuran.

“Saya memahami bahwa program JKN adalah sistem gotong royong. Saya berharap sumbangsih mereka yang selalu sehat bisa menjadi amal melalui membantu yang sakit,” kata Dewi.

(*)