Bolehkan Daging Kurban Diberikan Kepada Non-Muslim? Ini Penjelasan Buya Yahya

Wecome Wmm di Situs Kami!

Jakarta – Tradisi kurban sudah menjadi bagian dari perayaan Idul Adha di kalangan umat Islam di seluruh dunia. Mungkin banyak orang yang masih bertanya-tanya apakah daging kurban saat perayaan Idul Adha boleh diberikan kepada non-Muslim? Bolehkan Daging Kurban Diberikan Kepada Non-Muslim? Ini Penjelasan Buya Yahya

Menanggapi pertanyaan tersebut, salah satu ulama kenamaan Indonesia, Buya Jahya, memberikan penjelasan boleh atau tidaknya daging kurban diberikan kepada non-Muslim. Gulir ke bawah untuk melihat artikel selengkapnya. 773 Lulusan Universitas Bakrie Memasuki Dunia Baru Siap Bersinergi untuk Indonesia

Menurut Buya Yahja, Islam tidak mengajarkan umatnya untuk membenci. Sedangkan untuk kurban sendiri, dalam mazhab Imam Syafii terdapat pembagian dan orang-orang kafir terbagi menjadi dua bagian, yaitu orang-orang kafir Harbi dan orang-orang kafir dhimmi.

Orang kafir Harbi adalah mereka yang memusuhi Islam, sedangkan orang kafir Dhimmi adalah mereka yang masih hidup berdampingan dengan umat Islam. Oleh karena itu, daging kurban tidak boleh diberikan kepada non-Muslim, tetapi dapat diberikan kepada non-Muslim yang menganut agama Islam.

“Islam tidak mengajarkan kebencian,” kutip Buya Jahya dari ceramahnya di Al-Bahjah TV pada Jumat, 30 Juni 2023.

“Pertama, orang-orang kafir itu terbagi menjadi Dhimmi atau Harbi. Kalau kafir itu memusuhi Islam, kita tidak bisa mencintainya, tapi kalau kafir yang hidup berdampingan dengan kita adalah non-Muslim, Yahudi, Kristen, Hindu, Budha, kita baik-baik saja dengan diri kita sendiri ya,” jelasnya.

Dalam mazhab Imam Syafi’i juga disebutkan bahwa kurban wajib ikrar tidak boleh diberikan kepada non-Muslim. Sedangkan kurban sunnah juga bisa dilakukan bagi non-Muslim.

“Bagi kalangan madzhab Imam Syafii ini ada perbedaannya, kalau kambing itu kewajiban karena nazar, maka tidak boleh, dan kalau kambing itu sunnah, maka boleh,” kata Buja Yahya.

“Tetapi sebagian besar ulama mengatakan boleh, namun hukumnya hanya makruh.” “Makruh itu tidak ada yang haram, bahkan makruh bisa hilang jika memahami pentingnya hidup berdampingan yang harus tercipta ketika hidup bertetangga.” , dia melanjutkan.

Jadi. Menurut Buya, daging kurban boleh disumbangkan kepada non-Muslim saat Idul Adha, namun tidak boleh bagi yang termasuk golongan kafir, sebagaimana telah dijelaskan. Bolehkan Daging Kurban Diberikan Kepada Non-Muslim? Ini Penjelasan Buya Yahya

“Agar tetangga Nasrani tidak hanya melihat darah kambing dan tidak memakannya. Saya suka Gapapa,” tutupnya. Istri marah karena suami sering membantu keluarga, Buja Yahja : Kamu harusnya bangga Khatib Buja Yahja bersabda : Sebagai seorang istri, kamu tidak boleh kesal pada suamimu karena keluarga lebih penting baginya. Wanita itu patut bangga. Wmm 6 Februari 2024