Azure Face di Balik Deepfake Taylor Swift AI, Begini Respons Microsoft

Sugeng rawuh Wmm di Portal Ini!

Wmm, Jakarta – Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI) di bidang pengolahan gambar dan foto membuat pemalsuan atau deepfake semakin sering terjadi. Taylor Swift, penyanyi kenamaan asal Amerika Serikat menjadi korban terbaru. Azure Face di Balik Deepfake Taylor Swift AI, Begini Respons Microsoft

Gambar yang menunjukkan seksualitas Taylor Swift yang dihasilkan AI menjadi viral di media sosial X minggu lalu. Gambar-gambar tersebut muncul sekitar 17 jam sebelum X, yang dikenal sebagai Taylor Swift AI, menghapusnya dari platform dan akun yang mengunggahnya dibekukan.

Pembuat film porno tersebut diketahui menggunakan Azure Face API milik Microsoft. Ini adalah salah satu yang juga menghasilkan foto dan video telanjang selebriti lainnya.

Oleh karena itu, Microsoft mengatakan kini telah meningkatkan keamanan AI-nya untuk mencegah tindakan serupa terulang kembali. Microsoft Azure juga memblokir penggunaan parameter yang tidak valid di Face API. Pengguna Mengeluhkan Masalah Layar Galaxy S24 Ultra, Ini Kata Samsung

Namun, Microsoft menambahkan bahwa tindakannya tidak terlalu efektif dalam mencegah penyebaran deepfake. Pasalnya, kemajuan teknologi AI semakin berkembang dan sangat mudahnya penyalahgunaan gambar asli namun palsu.

CEO Microsoft Satya Nadella menegaskan bahwa DeepFake “sudah berbahaya dan menimbulkan masalah”. Dalam wawancara dengan NBC Nightly News Jumat lalu, Nadella yakin perusahaan AI perlu bergerak lebih cepat untuk menciptakan sinyal yang lebih baik.

Laporan GIZMOCHINA pada Selasa, 30 Januari 2024 menyebutkan bahwa Microsoft telah menjadi pemain utama di bidang AI generatif belakangan ini. Namun pengembangan AI di Microsoft adalah pedang bermata dua.

Banyak pihak yang memanfaatkan kemajuan teknologi AI di Microsoft. Ada beberapa hal positifnya, seperti menciptakan pemandangan alam, meski tidak bisa menggambar. Ada pula yang berujung pada tindakan negatif dan pelanggaran seperti deepfake yang merugikan Taylor Swift.

Salah satu tindakan deepfake yang paling sering dilakukan adalah penggunaan teknologi Azure Face API dari Microsoft. Jika Azura Face API digunakan dengan benar, pengguna dapat membuat atau membuat foto yang mereka inginkan meskipun mereka bukan ahli Photoshop.

Pilihan Editor: Donasi menyelamatkan 3 mahasiswa ITB dari tenggat waktu pengisian rencana studi

Samsung Galaxy S24 Plus telah diluncurkan dan dinobatkan sebagai ponsel yang memiliki fitur terbaik di bidang Artificial Intelligence atau AI. Baca selengkapnya

United Airlines, terinspirasi oleh Taylor Swift dan Travis Kelce, menciptakan enam penerbangan dengan nomor khusus yang sesuai. Informasi lebih lanjut

Investor sepakat bahwa Microsoft akan tumbuh lebih cepat dibandingkan Apple, bahkan dalam lima tahun ke depan. Baca selengkapnya

Taylor Swift AI menjadikan penyanyi terkenal dunia itu sebagai korban terbaru dari pengembangan produk porno yang dihasilkan AI. Baca selengkapnya

Perusahaan teknologi Jepang NTT Data sedang mengembangkan teknologi AI di mobil untuk memantau pengemudi lanjut usia. Baca selengkapnya

Poco baca lebih lanjut Azure Face di Balik Deepfake Taylor Swift AI, Begini Respons Microsoft

Saat pertemuan pertama mereka, ayah Travis Kelce mengenali Taylor Swift tetapi tidak dapat mengingat namanya sampai pacarnya mengingatkannya. Baca selengkapnya

Peluncuran Samsung Galaxy S24 di China berfokus pada Ernie Baidu, chatbot yang diluncurkan Agustus lalu. Baca selengkapnya

Taylor Swift dan Travis Kelce tidak peduli apa pendapat orang tentang hubungan mereka. Selama mereka bahagia, mereka tidak perlu khawatir. Baca selengkapnya

Pemasok chip semikonduktor Intel sedang menurun. Baca selengkapnya